Setelah satu bulan berlalu tuntutan Omnibus Law berlangsung, DPRD Garut sama sekali tidak memberikan jawaban atas permintaan audiensi KAMMI Garut. Selain itu, tuntutan aliansi BEM Garut dalam audiensi pada tanggal 12 Oktober yang janjinya akan dimasukkan dalam pembahasan paripurna pun dimentahkan.

Perjuangan DPRD Garut dalam mempertahankan Omnibus Law sangat KAMMI apresiasi. Setelah beribu-ribu buruh turun ke jalan namun DPRD Garut tetap enggan menunjukkan sikap menolak terhadap pengesahan Omnibus Law.

Sebagai respon atas ketidakjelasan DPRD Garut yang memberikan janji kesempatan audiensi KAMMI Garut yang ditandatangi oleh Enan, KAMMI berikan apresiasi dengan memasang karangan bunga indah Omnibus Law.

Selain itu KAMMI Garut memberikan apresiasi kepada jajaran oligarki yang telah mengeluarkan banyak modal untuk membeli lidah wakil rakyat demi terpenuhinya hajat kerakusan dalam bingkai kapitalisme.

Kami ucapkan pula selamat datang kepada para investor BUMN, BUMD maupum BUMS yang telah siap menguras SDA hingga SDM Indonesia. Garut sangat mempesona untuk diekspoitasi, jangan sungkan untuk menjajah putra daerah dan lingkungan kami. Akhirnya kita semua akan mati dan alam akan kiamat.

Namun KAMMI mengajak rekan-rekan perjuangan untuk terus menolak UU ini. Perjuangan kita belum selesai sampai DPRD Garut secara lisan dan tulisan menyampaikan sikap MENOLAK dengan Keras UU Omnibus Law sebelum diberlakukan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *