Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Garut (PD KAMMI) Kabupaten Garut melakukan Bakti Sosial (Baksos) Peduli Covid-19 yaitu dengan membagikan sembako gratis kepada para masyarakat kurang mampu atau berpenghasilan Rendah dan yang tidak tersentuh sama sekali oleh bantuan-bantuan pemerintah daerah garut maupun provinsi Jawa Barat di Kelurahan Sukagalih.

Kegiatan bakti sosial dilaksanakan karena banyaknya info dari masyarakat tentang kehidupan masyarakat dalam kategori kekurangan akibat adanya wabah Covid-19 di negeri ini serta bantuan pemerintah yang tidak kunjung datang walaupun kata RT RW stempat sudah 8 Kali Lebih pendataan maupun menaikya angka kemiskinan di kab garut. Serta Kelurahan Sukagalih tersebut yang berjumlah 19 RW adalah daerah Skretariat KAMMI Garut yang selama dari tahun 2000 an kurang sampai tahun 2020 sekarang KAMMI Garut Skretariat selalu berdomisili di Kelurahan Sukagalih, Bertepatan Juga dengan Hari ke 17 Ramadhan yang dimana Malam Nuzulul Quran Jatuh pada 17 Ramadhan 1441 H, Ahad 10 Mei 2020, Nuzulul Quran adalah malam di mana Al Quran pertama kali turun ke bumi.Kitab suci umat islam ini diturunkan dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia

Baksos KAMMI Garut Peduli Covid-19 tersebut dilakukan Ketua Umum PD Kabupaten Garut Riana Abdul Azis bersama Pengurus, Anggota dan Kader serta simpatisan KAMMI Garut mulai Ahad 10 Mei 2020 berjumlah sekitar 160 Lebih. 160 paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat tersebut merupakan hasil dari Anggaran Kas Pengurus serta Infak Kader KAMMI Garut sumbangan hamba allah serta berkolaborasi dengan DPD KNPI Garut.
Dalam hal memerangi / Menangulangi wabah pandemi covid 19, KAMMI Garut telah membentuk SATGAS KAMMI Garut penanggulangan covid- 19 di kab Garut.

Selain sembako berisikan beras, minyak, gula dan yang lain, KAMMI Garut juga menyerahkan Jadwal Imsyakiah walpun sudah di pertengahan Romadon namun karena kebayakan warga stey di rumah bayak yang masih membutuhkan.
“Kita serahkan sembako untuk memenuhi kebutuan gizi mereka, karena kita tau pandemi Corona ini banyak masyarakat yang terkendala dalam pemenuhan kebutuhan sehari-harinya,” kata Rian.

Saat menyerahkan sembako, Rian juga turut mengimbau masyarakat agar di rumah saja jika tidak memiliki kepentingan, sehingga memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Jika tidak ada keperluan lebih baik dirumah aja, keluar rumah gunakan masker, kemudian jaga kebersihannya bapak ibuk dengan rajin cuci tangan setelah beraktivitas,” riana

Rian Berharap dengan dilakukannya pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, mampu mengurangi sedikit beban masyarakat Kabupaten Garut Khususya di Kelurahan Sukagalih ditengah pandemi Corona.
“Ada sedikit beras, minyak, mie instan dan yang lainnya untuk membantu mereka, ini bentuk kepedulian dan kesadaran kami akan mereka bahwa dibalik rezeki kita, ada rezeki orang lain,” lanjutnya.

KAMMI Garut juga mengajak seluruh pihak membangun narasi positif di tengah pandemi Covid-19. Narasi positif dinilai dibutuhkan masyarakat sebagai penyemangat dalam menghadapi wabah Covid-19.
“Mari kita bangun rasa optimistis masyarakat untuk bersama-sama melawan virus ini,” kata Ketua Humas KAMMI Garut Hamzah Sy, Menurut dia, narasi-narasi positif dapat membuat psikologi masyarakat menjadi lebih tenang sehingga kekebalan tubuh meningkat.

“Kondisi sekarang ini, setiap orang akan rentan terkena stres atau kepanikan terkait virus corona ini,” ujar dia.

Terkait penanganan Covid-19, ia berharap pemerintah terus fokus melakukan pencegahan dan penanganan, termasuk mempersiapkan kebutuhan pokok masyarakat terdampak selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Ini agar selama PSBB semua bisa patuh dan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ujarnya.

Menurut Riana, membagikan paket sembako langsung ke rakyat merupakan cara Pengurus PD KAMMI Garut secara pribadi dan Berklompok menyatakan keprihatinan dan empati kepada masyarakat yang sedang dalam kesulitan. Pembagian sembako tersebut dilakukan door to door sembari melakukan sosialisasi terkait bahaya covid 19. Gerakan ini pun direspon dengan antusias oleh seluruh pihak salah satu contoh nya adalah Kelurahan Sukagalih dan RW RT Setempat.

Semoga dengan diadakanya Bagi bagi sembako ini bisa membantu pemerintah untuk SOSIALISASI terkait covid 19 kepada masyarakat serta Mengurangi beban Kebutuhan hidup Masyarakat Kab Garut.
Dan Bentuk Kepedulian Organisasi Kepemudaan KAMMI Garut ini, Semoga dapat menginspirasi Pemuda dan Bisa menjadi Contoh positif Bagi Generasi Muda Untuk selalu Peduli dan berbagi terhadap sesama.

di lain itu KAMMI Garut Juga mengajak kepada masyarakat yang Memiliki harta lebih atau berlimpah mari kita sama sama membantu saudara saudari kita yang perlu bantuan kita baik itu berupa harta, doa, tenaga ataupun bantuan memikirkan solusinya juga.

dan KAMMI Garut Juga Menerima aduan-aduan dari masyarakat Kab Garut terkait Bantuan Sosial yang kataya dari 9 Pintu Bantuan (PKH,BNPT,BLT DD,DINSOS,PEMKAB,PEMPROP,PUSAT,PRAKERJA,NASI BUNGKUS) masih bayak yang tidak tepat sasaran dan pendataan yang masih asal asalan. KAMMI akan mengawal dan memonitoring BANSOS Tersebut.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *