Hampir menginjak bulan kedua semenjak kebijakan pemberhentian aktifitas beberapa instansi dikabupaten garut. Hal ini menyebabkan beberapa mata pencaharian hilang. Tentunya hal ini berdampak terhadap ekonomi dan menyebabkan naiknya angka pengangguran serta bertambahnya masyarakat yang jatuh kebawah garis kemiskinan.

Yang dihadapi oleh rakyat saat ini bukan hanya kecemasan terhadap penularan virus, namun juga kebijakan pemerintah yang mengorbankan rakyat berpenghasilan harian. Tak lama, pemerintah mengesahkan pula psbb sebagai bentuk karantina wilayan gratisan atau tanpa disertai bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat dari anggaran pemerintah yang tersedia.

Sebagai bentuk kepedulian kepada rakyat terdampak kebijakan buruk pemerintah, KAMMI Garut melakukan aksi sosial dengan menggalang donasi Untuk APD dan membagikan takjil serta masker dan Jadwal Imsyakiah dari Hasil Infak Kader dan Agaran Khas KAMMI, juga membuat posko untuk kebutuhan lainnya.

Ditengah Kerawanan Miskin Baru yang tengah terdampak Covid-19 PD KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Kab Garut membagikan ratusan Tajil Masker dan Jadwal Imsyakiah 2020 M 1441 H di Simpang Lima Garut
Dan Masjid Masjid Sekitar Desa Sukagalih dan Pataruman Sabtu (25/4/20).

Ketua KAMMI Kab Garut, Riana Abdul Azis, S.Pd mengatakan, kegiatan tersebut berkat dana Infak dari kader PD KAMMI Garut untuk membantu masyarakat yang terdampak covid-19.
Baik secara ekonomi maupun hal lainya.

“Kami berharap aksi kecil kami ini dapat memberikan sedikit bantuan kepada mereka yang kehilangan mata pencaharian atau kehilangan konsumen akibat kebijakan pemerintah pusat maupun daerah.” Tutur M. Nurul Sekdep Kadep Sosmas KAMMI Garut.

Disamping itu, aksi ini merupakan bentuk sindiran kepada pemerintah yang terhimpit diantara kebutuhan masyarakat dan kebutuhan pengusaha. “Sebetulnya selain anggaran mamin skpd kan masih banyak anggaran lain yang bisa dire-alokasikan untuk kondisi yang lebih mendesak seperti covid-19 ini, tapi itu semua kembali lagi kepada pemerintah, mau pilih yang mana.” Tambahnya.

Aksi ini merupakan ajakan bagi setiap elemen masyarakat untuk peduli dengan sesama. “Semoga aksi kita bisa menjadi contoh bagi setiap masyarakat untuk mulai peduli dengan mereka yang saat ini terdesak kebutuhan pokok.” Lanjut Nurul.

KAMMI Garut juga membuka posko di sekretariat jalan patriot gang wartawan Belakang Cave Ki abah untuk menggalang kebutuhan sandang pangan maupun papan bagi masyarakat yang memiliki kelebihan harta untuk disalurkan bersama tagana kepada masyarakat yang bertahan dirumah masing-masing dengan banyak keterbatasan.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *