Kebijakan Bupati Garut untuk meliburkan sekolah selama 2 pekan berturut-turut yang diumumkan secara mendadak perlu dikaji secara holistik. Tentu saja dengan kebijakan yang menyangkut banyak pihak secara langsung akan memberikan dampak yang kompleks. Tidak hanya pada keselamatan warga garut dari wabah covid-19, namun akan memberikan dampak pada sisi ekonomi, sosial bahkan budaya masyarakat yang secara langsung andil dengan pendidikan.

“Meliburkan sekolah sekabupaten tentu akan berdampak pada berbagai bidang, karena 2 pekan itu bukan waktu yang sebentar, ambil contoh dalam Penundaan UNBK , USBN & KBM PTS, dengan mata pelajaran saja itu puluhan jam mata pelajaran akan tersia-siakan.” Tutur Ketua KAMMI Garut, Rian Abdul Aziz.

Memang, kebijakan Bupati dalam hal langkah preventif ini patut diapresiasi. Namun, satu langkah tindakan preventif ini akan membuka kotak pandora sehingga masalah-masalah insidental yang dihadapi beberapa pihak yang berkecimpung dengan pendidikan harus diatasi sesegera mungkin.

“Upaya pengkajian secara holistik itu tentunya dengan mengkaji apa dampak yang akan terjadi setelah kebijakan ini dilaksanakan. Contoh kecilnya dalam bidang ekonomi, pemilik warung kantin kan belum menyiapkan langkah preventifnya untuk tidak berdagang selam dua pekan, wong pengumumannya H-1.” Papar Rian.

Selain melumpuhkan beberapa sektor ekonomi, kebijakan ini pun akan berdampak pada perkembangan anak. “Kan liburnya 2 pekan serta himbauannya supaya anak tidak keluar rumah selama kurun waktu tersebut, terus anak didik ngapain aja? Ini perlu diperhatikan juga dong bukan haya di larang keluar rumah dan di takut takuti akan di tertibkan oleh satpol PP namun kebayakan malah liburan bukan belajar di rumah sesuai hibauan dari sekolah juga Toh satpol PP nya juga Sedikit lebih byak siswa siswi .” Lanjut Rian.

Kendati demikian belum ada himbauan susulan terkait kebijakan mendadak ini. “Karena kebijakannya dadakan, kajian holistik ini juga harus dilakukan sesegera mungkin. Toh himbauan ini saya dapat lewat medsos, kenapa tidak kalau melibatkan berbagai pihak untuk mengkaji ini setidak nya lewat media online atau apalah yang penting masalah dadakan yang muncul bisa segera diatasi secepat mungkin.” Tutup Aziz.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *